Warga Banyumas menyampaikan kekecewaan atas berhentinya operasional Trans Banyumas, layanan bus rapid transit yang selama ini menjadi andalan transportasi publik di wilayah tersebut. Mereka mengusulkan kenaikan tarif sebagai salah satu solusi untuk mendukung kelangsungan layanan.
Penghentian operasi ini membuat warga kehilangan akses transportasi yang terjangkau. Sejumlah warga berharap pemerintah daerah dapat mengevaluasi kebijakan tersebut dan mencari jalan tengah, termasuk kemungkinan penyesuaian tarif.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak operator maupun pemerintah daerah mengenai alasan penghentian dan rencana ke depan. Warga berharap ada kejelasan agar kebutuhan transportasi publik tetap terpenuhi.


