• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Banyumas

Siswa Kelas IX SMPN 1 Lumbir Dibekali Pengenalan Potensi Diri Jelang Lulus

by Renae Browning
Oktober 3, 2026
in Banyumas
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seminar bertajuk “Mengenali Potensi, Meraih Masa Depan” digelar di Aula SMP Negeri 1 Lumbir, Kabupaten Banyumas, mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menyasar siswa kelas IX yang sebentar lagi meninggalkan bangku SMP, dengan menghadirkan Sugiarto, M.Psi., Psikolog, Direktur LPPSDM Quantum Nusa Konsultan, sebagai pembicara utama. Seminar ini menjadi ruang bagi para siswa untuk berhenti sejenak dari rutinitas pembelajaran sekaligus melihat lebih jauh potensi yang ada dalam diri mereka.

Dalam kegiatan itu, para siswa diajak mengenali kemampuan, memahami karakter diri, membangun kepercayaan diri, serta mulai menentukan langkah untuk menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Masa transisi menuju pendidikan selanjutnya dinilai membutuhkan kesiapan, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga mental, minat, kemampuan, dan keberanian dalam menentukan pilihan.

Kepala SMP Negeri 1 Lumbir, Sutomo, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya keberanian siswa untuk memiliki cita-cita. Menurutnya, mimpi dapat menjadi titik awal seseorang dalam menentukan arah kehidupan apabila disertai kemauan untuk berusaha. “Jangan pernah takut untuk bermimpi, karena setiap kesuksesan selalu berawal dari sebuah impian. Percayalah pada dirimu sendiri. Tidak masalah jika hari ini kamu belum sehebat orang lain. Teruslah belajar, berusaha, berdoa, dan jangan mudah menyerah,” pesan Sutomo kepada para siswa.

Pesan tersebut diberikan agar siswa tidak menjadikan kondisi saat ini sebagai batas dalam menentukan masa depan. Setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dengan kemampuan dan kecepatan masing-masing, dan perbedaan pencapaian tidak seharusnya menjadi alasan untuk kehilangan keyakinan terhadap kemampuan diri. Sutomo juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju cita-cita tidak selalu berjalan mudah. Akan ada tantangan, kegagalan, maupun kondisi yang membuat seseorang ingin berhenti, namun hal itu justru menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan pengalaman yang berguna pada masa mendatang. “Bermimpilah setinggi mungkin, karena tidak ada mimpi yang terlalu besar bagi mereka yang mau berjuang,” lanjutnya.

Sementara itu, Sugiarto memberikan perspektif psikologis kepada siswa mengenai pentingnya mengenali diri sebelum menentukan arah pengembangan diri dan cita-cita. “Dengan kalian mengenali diri, kalian bisa menggali potensi diri untuk bisa mencapai cita-cita yang kalian inginkan,” ungkap Sugiarto. Menurutnya, mengenali diri tidak sebatas mengetahui kelebihan dan kekurangan. Siswa perlu memahami minat, kemampuan, karakter, kebiasaan, gaya belajar, serta berbagai hal yang menjadi kekuatan maupun bagian yang masih perlu dikembangkan.

Pemahaman tersebut penting karena setiap siswa memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Siswa tidak perlu memaksakan diri untuk menjadi seperti orang lain hanya karena melihat kelebihan yang dimiliki teman. Perbedaan itu justru dapat menjadi modal untuk menemukan keunikan dan kekuatan masing-masing. Sugiarto juga menjelaskan bahwa potensi seseorang terkadang tidak langsung terlihat sejak awal, melainkan dapat muncul melalui proses panjang, termasuk belajar, mencoba, berlatih, mendapatkan pengalaman, dan berani mengambil kesempatan.

Karena itu, siswa kelas IX didorong untuk tidak takut mencoba berbagai kegiatan positif. Kegagalan dalam proses mencoba tidak selalu berarti ketidakmampuan, melainkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kemampuan sekaligus menemukan bidang yang sesuai dengan diri. Hal ini menjadi penting karena mereka mulai dihadapkan pada berbagai pilihan untuk melanjutkan pendidikan, yang idealnya tidak hanya didasarkan pada ikut-ikutan teman, tetapi juga mempertimbangkan minat, kemampuan, cita-cita, serta kesiapan masing-masing.

Bagi sekolah, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pendampingan bagi siswa dalam menghadapi fase penting sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Bekal motivasi dan pemahaman diri diharapkan membantu siswa mengambil keputusan secara lebih sadar dan bertanggung jawab. Para siswa juga diingatkan bahwa keberhasilan tidak selalu ditentukan oleh siapa yang paling cepat mencapai sesuatu, karena proses setiap orang dapat berbeda. Yang terpenting adalah memiliki tujuan, mengenali kemampuan diri, kemudian berusaha secara konsisten untuk mencapainya. Dengan demikian, seminar ini diharapkan tidak berhenti pada pemberian motivasi sesaat, tetapi menjadi pemantik bagi siswa kelas IX SMP Negeri 1 Lumbir untuk melihat masa depan dengan perspektif yang lebih luas.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

Pramuka Peduli Kwarran Kedungbanteng Salurkan Bantuan untuk Korban Sengatan Listrik di Kalikesur

2 bulan ago

Belum Ada Update Harga Emas Antam Hari Ini, Minggu 20 September 2026

3 minggu ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In