• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Jawa Tengah

Semarang Dilanda Gelombang Panas, Suhu Tertinggi Tembus 37,1 Derajat Celsius

by Renae Browning
September 28, 2026
in Jawa Tengah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Semarang, Jawa Tengah, dilanda gelombang panas dengan suhu tertinggi mencapai 37,1 derajat Celsius. Angka tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan cuaca panas ekstrem di ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Gelombang panas adalah kondisi ketika suhu udara jauh lebih tinggi daripada rata-rata dan berlangsung dalam periode tertentu.

Dalam laporan yang dipublikasikan, suhu 37,1 derajat Celsius tercatat sebagai cuaca tertinggi di Semarang. Namun, sumber tidak menyebutkan secara rinci kapan pencatatan dilakukan, di lokasi mana pengukuran berlangsung, maupun berapa lama gelombang panas tersebut berlangsung. Meski demikian, angka itu cukup menggambarkan kondisi udara yang panas dan menyengat bagi warga.

Gelombang panas umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tekanan udara, pola angin, kelembapan, dan pemanasan permukaan. Di kawasan perkotaan, fenomena pulau panas perkotaan atau urban heat island dapat membuat suhu terasa lebih tinggi karena beton, aspal, dan bangunan menyerap serta menyimpan panas. Kondisi ini membuat suhu udara di kota bisa lebih tinggi dibandingkan daerah sekitarnya.

Dampak suhu tinggi bagi kesehatan perlu diwaspadai. Paparan panas berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan akibat panas, hingga heat stroke yang berpotensi fatal. Kelompok yang paling rentan antara lain anak-anak, lansia, ibu hamil, serta pekerja yang beraktivitas di luar ruangan. Gejala yang perlu diwaspadai meliputi pusing, mual, kulit kering dan panas, detak jantung cepat, serta penurunan kesadaran.

Untuk mengurangi risiko, masyarakat secara umum disarankan memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas berat pada siang hari, dan menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat berada di luar ruangan. Penggunaan pendingin ruangan atau kipas angin juga dapat membantu menjaga suhu tubuh. Jika muncul gejala heat stroke, penderita perlu segera dipindahkan ke tempat sejuk dan mendapatkan pertolongan medis.

Semarang sebagai kota pesisir di utara Jawa Tengah memiliki karakter cuaca yang dipengaruhi angin laut dan kelembapan tinggi. Kombinasi suhu udara yang panas dan kelembapan dapat membuat tubuh terasa lebih gerah. Karena itu, kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem perlu ditingkatkan, terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan suhu di Semarang. Warga diimbau memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan menjaga kesehatan selama periode panas. Suhu 37,1 derajat Celsius menjadi pengingat bahwa gelombang panas dapat berdampak nyata bagi aktivitas sehari-hari.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

MENDOAN, Model Pendampingan Sekolah di Banyumas Gabungkan Pendekatan Humanis dan Teknologi

1 minggu ago

PSIS Semarang Mulai Kompetisi dengan Minus Satu Poin

1 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In