Polisi mengevakuasi seorang warga berinisial DA (29) di Dukuh Jeruk, Desa Pakuran, Kecamatan Buayan, Kebumen, pada Kamis, 27 Agustus 2026 malam. Evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan perilaku DA yang kerap mengamuk dan melempar batu hingga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan menjaga keamanan lingkungan sekaligus memastikan DA mendapatkan penanganan medis yang layak. “Evakuasi dilakukan agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan yang sesuai, sekaligus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitarnya,” ujar AKBP Putu.
Proses evakuasi yang dimulai pukul 18.00 WIB ini melibatkan sinergi lintas sektoral. Personel Polsek Buayan, petugas medis Puskesmas Buayan, pemerintah Desa Pakuran, dan tim medis RSU PKU Muhammadiyah Gombong turut serta dalam pengamanan dan pendampingan. Kepala Desa Pakuran, Partin, bersama kepala dusun setempat juga mendampingi langsung jalannya evakuasi di kediaman DA yang berlokasi di RT 02/RW 05.
Setelah proses evakuasi berjalan lancar, DA langsung dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Gombong untuk menjalani perawatan kejiwaan lebih lanjut. Penanganan ini menjadi langkah penting untuk memulihkan kondisi DA sekaligus mengembalikan ketenangan warga yang selama ini merasa terganggu.
AKBP Putu menegaskan bahwa penanganan warga dengan gangguan jiwa memerlukan kolaborasi yang baik antara kepolisian, pemerintah desa, pihak keluarga, dan tenaga kesehatan. “Polisi hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan membantu warga mendapatkan penanganan medis. Kami juga mengedepankan pendekatan yang humanis dalam proses evakuasi,” pungkasnya.
Perilaku DA yang kerap melempar batu telah menjadi keluhan warga selama beberapa waktu. Evakuasi ini menjadi respons cepat aparat dalam menjaga ketertiban, sekaligus memberikan hak pengobatan bagi warga yang membutuhkan perawatan jiwa. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar proses berjalan aman dan humanis.
Dengan adanya evakuasi dan perawatan lanjutan, diharapkan kondisi DA dapat membaik dan lingkungan Desa Pakuran kembali kondusif. Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan penanganan DA selama menjalani perawatan di rumah sakit.


