• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Jawa Tengah

KTP Dipinjam Tetangga, Mbah Darmi di Pekalongan Dicoret dari Bansos dan Ditagih Utang Bank

by Renae Browning
September 1, 2026
in Jawa Tengah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang warga lanjut usia di Pekalongan, Mbah Darmi, mengalami masalah ganda setelah namanya dicoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Ia juga menerima tagihan utang bank yang tidak pernah dilakukannya. Diduga kuat, masalah ini bermula dari KTP miliknya yang pernah dipinjam oleh tetangga.

Menurut informasi yang dihimpun, Mbah Darmi sebelumnya tercatat sebagai penerima bansos dari pemerintah. Namun, pada suatu waktu, namanya dicoret dari daftar penerima tanpa alasan yang jelas. Pencoretan ini membuat Mbah Darmi kehilangan bantuan yang selama ini menjadi penopang kehidupannya sehari-hari.

Yang lebih mengejutkan, Mbah Darmi kemudian menerima surat tagihan dari sebuah bank terkait dengan utang yang tidak pernah ia buat. Tagihan tersebut muncul setelah identitasnya digunakan oleh orang lain untuk mengajukan pinjaman. Hal ini semakin memperberat kondisi ekonomi Mbah Darmi yang sudah terbatas.

Dari penelusuran awal, diketahui bahwa KTP milik Mbah Darmi pernah dipinjam oleh tetangganya, diduga untuk keperluan administrasi. Setelah kejadian itu, berbagai masalah mulai muncul, termasuk pencoretan bansos dan tagihan bank yang tidak jelas. Penyalahgunaan data pribadi seperti ini sering kali menjadi celah bagi oknum untuk melakukan tindakan merugikan.

Kasus Mbah Darmi menjadi contoh nyata betapa pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, terutama KTP. Peminjaman KTP kepada orang lain, meskipun dengan alasan kepercayaan, dapat berisiko besar. Data kependudukan yang disalahgunakan bisa digunakan untuk berbagai kepentingan ilegal, termasuk pengajuan kredit fiktif atau manipulasi data penerima bantuan.

Pihak berwenang di Pekalongan diharapkan segera menindaklanjuti kasus ini. Upaya pemulihan nama baik Mbah Darmi dan pengembalian status bansosnya perlu dilakukan, serta klarifikasi atas tagihan bank yang tidak jelas. Selain itu, investigasi terhadap pihak yang meminjam KTP juga diperlukan agar ada efek jera.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam meminjamkan dokumen pribadi. KTP adalah identitas yang sangat sensitif dan tidak seharusnya dipinjamkan kepada siapa pun tanpa pengawasan yang ketat. Jika terpaksa harus memberikan data, pastikan untuk mengawasi penggunaannya dan segera melapor jika ada hal yang mencurigakan.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

PSIS Semarang Kebobolan di Dua Laga Awal, Pelatih Soroti Konsentrasi Pemain

2 minggu ago

Gula Semut Kebumen Berpeluang Tembus Pasar Ekspor

2 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In