Kontingen Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Lumbir resmi menerjunkan delapan pembina putri terbaiknya dalam ajang Scouting Skills Competition 2026 yang berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Kendalisada, Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Kompetisi keterampilan kepramukaan tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas ini diikuti oleh utusan pembina dari 27 Kwartir Ranting se-Kabupaten Banyumas.
Kontingen Kwarran Lumbir dipimpin oleh Hilal Kurniawan selaku pimpinan kontingen. Tim beregu putri yang dikirim terdiri dari delapan orang Pembina Pramuka yang telah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML). Mereka aktif membina di pangkalan gugusdepan masing-masing. Adapun susunan nama pembina putri yang memperkuat tim adalah Sri Andayani, Suci Rohyati, Susilah, Suharti, Umtersebut, Citra Asri Melati, Nurfia Khusnaeni, serta Gitaning Nawang Suparno.
Scouting Skills Competition 2026 diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarcab Banyumas dengan tema “Pembina Pramuka Banyumas; Kompeten, Tangguh dan Berkarakter”. Ketua Kwarcab Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., M.Kom., menegaskan bahwa perlombaan ini dirancang khusus bagi para pembina yang aktif di gugusdepan untuk menguji serta menguatkan standar kompetensi teknik kepramukaan. Melalui kompetisi ini, para pembina diajak mempraktikkan keterampilan teknis secara terukur sebagai bekal membina peserta didik di satuan pangkalan masing-masing dengan metode yang modern dan adaptif.
Selama dua hari perkemahan, para peserta harus menuntaskan berbagai rangkaian tantangan mata lomba. Pada hari pertama, perlombaan diawali dengan Lomba Pengetahuan Umum dan Pengetahuan Kepramukaan (PUPK) melalui tes tertulis dan studi kasus kepembinaan. Selanjutnya, para peserta ditantang dalam Lomba Pionering dengan membuat konstruksi menara 20 tongkat, serta Lomba Keterampilan Bertahan Hidup (Survival) berupa memasak nasi liwet tradisional menggunakan teknik masak rimba dengan bambu atau tempurung kelapa.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Penjelajahan (Wide Game) yang menguji keterampilan penguasaan isyarat Morse dan Semaphore, penerjemahan peta perjalanan, pemecahan sandi, hingga ketangkasan menaklukkan tantangan halang rintang. Seluruh rangkaian lomba ini menuntut kesiapan fisik dan mental para pembina putri dari Kwarran Lumbir.
Pimpinan Kontingen Kwarran Lumbir, Hilal Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesiapan dan antusiasme para pembina putri yang menjadi perwakilan wilayahnya. “Kami membawa para pembina putri terbaik dari Gugusdepan se-Kwarran Lumbir yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga tangguh dalam praktik teknik kepramukaan di lapangan,” ujar Hilal Kurniawan saat mendampingi pendaftaran kontingen di lokasi perkemahan. “Keikutsertaan kami dalam Scouting Skills Competition 2026 tersebut bukan semata-mata untuk meraih piala kejuaraan, melainkan sebagai wadah silaturahmi, evaluasi mandiri, serta wujud komitmen para pembina Lumbir untuk terus meningkatkan kualitas dan kemahiran dalam membina generasi muda di pangkalan masing-masing,” tambahnya.
Perhelatan kompetisi ini memperebutkan Piala Tetap dan Piagam Kejuaraan untuk kategori Juara I, II, III serta Harapan I, II, dan III bagi tim putra maupun putri berdasarkan akumulasi poin tertinggi dari seluruh mata lomba yang dipertandingkan. Melalui ajang tersebut, partisipasi aktif kontingen putri Lumbir diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan insan pembina Pramuka di Banyumas yang makin kompeten, kreatif, dan berkarakter.


