Sejumlah kepala desa (kades) dari Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilaporkan turut serta dalam aksi demonstrasi di Jakarta. Mereka menuntut agar masa jabatan kepala desa diubah menjadi seumur hidup.
Aksi ini merupakan bagian dari gerakan kepala desa dari berbagai daerah di Indonesia yang menginginkan perubahan aturan tentang masa jabatan. Tuntutan tersebut disampaikan langsung di ibu kota negara sebagai bentuk aspirasi kepada pemerintah pusat.
Para kades dari Banyumas bergabung dengan peserta aksi lainnya untuk menyuarakan keinginan mereka. Mereka berharap pemerintah pusat mau mendengarkan dan mengkaji ulang ketentuan yang selama ini mengatur masa jabatan kepala desa.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah terkait tuntutan tersebut. Pihak kepolisian juga belum memberikan pernyataan mengenai jalannya aksi, termasuk jumlah peserta yang terlibat.
Aksi ini menjadi sorotan karena tuntutan jabatan seumur hidup dinilai kontroversial. Sebagian pihak menganggap hal itu bertentangan dengan prinsip demokrasi, namun para kades beralasan demi keberlanjutan pembangunan desa yang seringkali terhambat oleh pergantian kepemimpinan.
Belum diketahui secara pasti berapa jumlah kades Banyumas yang ikut serta dalam aksi tersebut. Informasi yang beredar menyebutkan mereka berangkat bersama rombongan dari Jawa Tengah, namun data resmi belum dirilis.
Sampai berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung di Jakarta. Para demonstran bertekad untuk terus menyuarakan tuntutan mereka hingga ada respons yang jelas dari pemerintah terkait wacana perubahan masa jabatan kepala desa.


