• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Jawa Tengah

Tanah Ambles di Jakenan Pati Mengancam Ratusan Rumah dan Saluran Irigasi

by Renae Browning
Agustus 24, 2026
in Jawa Tengah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanah ambles terjadi di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan mengancam keselamatan ratusan rumah warga serta saluran irigasi pertanian. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah ambles tersebut menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan struktural, seperti retakan pada dinding dan penurunan permukaan tanah. Saluran irigasi yang menjadi andalan petani untuk mengairi sawah juga dilaporkan terganggu, sehingga berpotensi mengganggu produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Fenomena tanah ambles atau penurunan tanah umumnya terjadi akibat kondisi geologi yang labil, seperti tanah lunak, serta faktor pemicu seperti pengambilan air tanah yang berlebihan atau curah hujan tinggi. Di Pati, kejadian ini mengingatkan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

Warga setempat berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan memberikan bantuan bagi mereka yang rumahnya terdampak. Perbaikan saluran irigasi juga menjadi prioritas agar aktivitas pertanian tidak terhambat, mengingat sektor pertanian merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat Pati.

Pemerintah Kabupaten Pati diharapkan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait untuk melakukan penanggulangan dan mitigasi. Langkah-langkah seperti pemantauan pergerakan tanah dan sosialisasi kepada warga perlu dilakukan secara berkala untuk mengurangi risiko.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti rumah yang rusak atau korban jiwa akibat kejadian ini. Namun, karena ratusan rumah disebut berada di zona rawan, diperlukan kajian lebih lanjut untuk menentukan langkah evakuasi atau relokasi jika diperlukan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan atau penurunan permukaan kepada pihak berwenang. Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana dan melindungi keselamatan warga.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

Mahasiswa KKN Banyumas Kenalkan Assessment Generator AI kepada Guru SDN 2 Sokawera

2 bulan ago

Bupati Kebumen Minta Puskesmas Percepat Pelayanan agar Warga Tidak Menunggu Lama

2 minggu ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In