Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, MTs Ma’arif Prigi menggelar Gerakan Bersih-Bersih Masjid dan Musholla (GEBER) pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Takmir Masjid Al Hidayah Prigi, sebagai wujud nyata pengabdian madrasah kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan GEBER merupakan bagian dari upaya MTs Ma’arif Prigi untuk mendekatkan peserta didik dengan kehidupan sosial kemasyarakatan. Para siswa tidak hanya belajar teori tentang kepedulian dan gotong royong di dalam kelas, tetapi langsung mempraktikkannya dalam aksi sosial yang bermanfaat. Madrasah ingin menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini melalui pengalaman langsung di lapangan.
Rangkaian GEBER diawali dengan ziarah ke makam para pendiri madrasah. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa atas jasa para pendiri yang telah meletakkan dasar perjuangan pendidikan di lingkungan Prigi. Setelah ziarah, para siswa melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah sebelum terjun ke kegiatan sosial. Pembiasaan ini menjadi bagian dari integrasi nilai religius dengan pendidikan karakter yang diterapkan madrasah.
Selanjutnya, para siswa bersama guru pendamping dan Takmir Masjid Al Hidayah Prigi bergerak membersihkan masjid dan musholla di sekitar lingkungan. Halaman, tempat wudhu, ruang ibadah, hingga lingkungan sekitar menjadi sasaran kegiatan. Suasana gotong royong tampak jelas saat para siswa bekerja bersama dengan penuh tanggung jawab, demi menciptakan tempat ibadah yang bersih, sehat, nyaman, dan mendukung kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.
Guru pendamping, Muslikhun, S.Pd.I, menegaskan bahwa GEBER tidak sekadar kegiatan membersihkan tempat ibadah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi media pendidikan karakter bagi peserta didik. “Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Mereka juga belajar bersosialisasi, bergotong royong, menghargai lingkungan, dan membangun kepedulian terhadap masyarakat sekitar,” jelasnya.
Menurut Muslikhun, pembelajaran karakter akan lebih bermakna ketika peserta didik diberi kesempatan untuk mengalami dan mempraktikkannya secara langsung. Karena itu, kegiatan sosial seperti GEBER menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian siswa terhadap lingkungan dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara madrasah dan masyarakat, menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Momentum HUT RI ke-81 pun dimaknai bukan sekadar dengan kegiatan seremonial. Semangat kemerdekaan diterjemahkan melalui aksi positif, kepedulian, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui GEBER, MTs Ma’arif Prigi ingin menanamkan kesadaran bahwa mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan tindakan sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Dengan semangat “Bersih Lingkungannya, Sehat Ibadahnya, Kuat Kebersamaannya”, madrasah terus berupaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga religius, mandiri, peduli lingkungan, memiliki kepedulian sosial, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.


