Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) yang dijadwalkan pada tahun 2026 bukanlah penentu nilai akhir siswa. Penegasan ini disampaikan untuk meredakan kekhawatiran orang tua murid yang sempat panik terkait pelaksanaan ujian tersebut.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa TKA bertujuan untuk memetakan kemampuan dasar peserta didik, bukan sebagai patokan nilai. Hal ini diungkapkan dalam Talkshow Sukses Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD yang digelar di D’Garden Resto, dengan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri serta Kepala Cabang Erlangga Yogyakarta Rezha Adityaksa.
Sadewo menegaskan bahwa TKA tidak semestinya dipandang hanya sebagai sarana untuk menghasilkan nilai akhir bagi siswa. ‘Lebih dari itu, TKA dapat menjadi instrumen untuk mengukur kemampuan dasar peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi,’ ujarnya. Ia meminta seluruh pihak tidak memandang TKA sebagai beban nilai bagi anak. Pemkab Banyumas menegaskan bahwa pemetaan kemampuan dasar peserta didik menjadi tujuan utama pelaksanaan TKA jenjang SD. Langkah strategis ini berperan sebagai instrumen evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas.
Pelaksanaan TKA SD tahun ini akan berfokus pada penguatan kemampuan literasi dan numerasi. Pengujian tidak terbatas pada keterampilan membaca serta berhitung dasar, melainkan juga mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami informasi, berpikir logis, dan menyelesaikan masalah.
Pemkab Banyumas juga melarang keras proses pemetaan ini dijadikan alat untuk menyeragamkan potensi anak. Menurut Sadewo, setiap siswa memiliki bakat, minat, serta kecepatan belajar yang berbeda-beda. ‘Setiap anak dipahami memiliki bakat dan potensi yang berbeda-beda, sehingga proses pemetaan kemampuan ini dilakukan tanpa memaksakan bidang tertentu kepada siswa,’ tegasnya.
Sadewo menambahkan bahwa penguatan fondasi pendidikan sejak jenjang sekolah dasar merupakan investasi jangka panjang. Pendidikan berkualitas akan membuka kesempatan luas bagi anak-anak Banyumas untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, keberhasilan TKA membutuhkan dukungan penuh dari seluruh lingkungan pendidikan.
Dukungan dari para pendidik, dinas pendidikan, serta orang tua menjadi kunci utama dalam mengantarkan para siswa mengikuti TKA dengan optimal. Pemerintah daerah, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga orang tua murid wajib menjalin kerja sama yang erat untuk menyukseskan program ini.


