Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Tengah 2026 resmi memasuki wilayah Kabupaten Banyumas pada Jumat (4/9/2026). Prosesi timbang terima digelar di Halaman SPPG Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cilacap. Di tengah cuaca terik, jajaran Pramuka dan peserta upacara tetap mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat.
Dalam prosesi tersebut, Tunas Kelapa dan panji-panji Pramuka dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Cilacap diserahkan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, kepada Sekda Banyumas Agung Nur Hadie selaku Ketua Harian Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab). Penyerahan ini menandai perpindahan tanggung jawab estafet dari Cilacap ke Banyumas. Setelah diterima, Tunas Kelapa dan panji-panji diarak menuju sejumlah titik yang telah ditentukan, sebelum akhirnya disemayamkan di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Banyumas.
Sekretaris Kwarcab Banyumas, Wahyu Handoko, menjelaskan bahwa ETK merupakan kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan secara berantai antarkwartir cabang dan dilanjutkan antarkwartir ranting. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyongsong upacara Hari Pramuka yang pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur Gerakan Pramuka. “Estafet ini adalah satu rangkaian membawa misi kepramukaan yang dilakukan secara berantai dan titik akhir tujuannya di Purwokerto, Banyumas, sebagai tuan rumah Peringatan Hari Pramuka Tingkat Jawa Tengah,” kata Handoko.
Kwarcab Banyumas pada ETK tahun ini menerima timbang terima dari dua kwarcab. Selain dari Cilacap pada Jumat, juga akan dilakukan dengan Kwarcab Purbalingga pada Minggu, 6 September 2026, di Lapangan Desa Silado, Kecamatan Sumbang. Setelah serah terima di Cindaga, rombongan pembawa panji yang beranggotakan Pramuka Penegak dan Penggalang dari berbagai sekolah di Kecamatan Kebasen melanjutkan perjalanan ke etape pertama sekitar Masjid Serayu Desa Tumiyang, lalu ke etape 2 yang berakhir di Lapangan Patikraja. Perjalanan kemudian diteruskan oleh Kwarran Kebasen kepada Kwarran Patikraja, dan selanjutnya ke Kwarran Purwokerto Selatan di Etape 4, tepatnya di pertigaan perbatasan Kedungwringin dan Kelurahan Tanjung.
Pasukan ETK Kwarran Purwokerto Selatan menyusuri Jalan Gerilya, Jalan Bung Karno Kompleks Menara, Jalan Jenderal Sudirman, hingga tiba di Alun-alun Purwokerto. Dari sana, estafet dilanjutkan oleh Pasukan ETK Kwarran Purwokerto Timur menuju garis finis di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Banyumas. Sepanjang perjalanan, masyarakat menyambut rombongan dengan antusias, mulai dari Cindaga, Kebasen, Gambarsari, Mandirancan, Patikraja, hingga wilayah Kota Purwokerto. Tim Penggerak PKK serta ibu-ibu RT menyiapkan minuman dan makanan ringan bagi pasukan inti maupun penggembira.
Juri Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026, Taufik Rahmadi, mengapresiasi dukungan berbagai pihak. “Sangat luar biasa sambutannya baik dari Mabiran, organisasi profesi, organisasi wanita, hingga masyarakat, ikut mendukung,” katanya. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan menjadi ruang kolaborasi lintas kelompok. Dengan diterimanya Tunas Kelapa di perbatasan Cilacap, perjalanan ETK di Banyumas resmi dimulai, dan setiap etape menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menyongsong Hari Pramuka tingkat Jawa Tengah di Purwokerto.


