• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Banyumas

Polisi Bongkar Makam Pelajar SMPN 1 Kembaran Banyumas untuk Selidiki Penyebab Kematian

by Renae Browning
September 9, 2026
in Banyumas
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kepolisian membongkar makam seorang pelajar SMPN 1 Kembaran di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai bagian dari penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Langkah ekshumasi ini dilakukan setelah pihak berwenang memandang perlu adanya pemeriksaan forensik lebih lanjut terhadap jenazah.

Pembongkaran makam atau ekshumasi tersebut dilakukan oleh tim kepolisian bersama ahli forensik di lokasi pemakaman. Proses ini bertujuan mengambil sampel jaringan atau melakukan autopsi ulang guna memastikan penyebab pasti kematian yang sebelumnya belum jelas. Hingga saat ini, identitas lengkap pelajar maupun kronologi kejadian belum diumumkan secara resmi.

Kapolsek Kembaran, yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa penyelidikan masih berjalan dan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. “Kami masih mendalami kasus ini, dan hasil autopsi akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya singkat saat dihubungi.

Ekshumasi merupakan prosedur yang lazim dilakukan dalam penyidikan bila terdapat dugaan tindak pidana, kejanggalan medis, atau permintaan keluarga yang menginginkan kejelasan. Di Indonesia, tindakan ini diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan harus mendapat izin dari pengadilan atau otoritas terkait.

Keluarga korban diharapkan dapat memberikan keterangan tambahan untuk mempercepat proses penyelidikan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi di media sosial sebelum hasil resmi dikeluarkan, karena hal itu dapat menghambat jalannya investigasi.

Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar dan pihak sekolah. SMPN 1 Kembaran, yang berada di Kecamatan Kembaran, belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, pihak sekolah dikabarkan telah memberikan dukungan kepada keluarga dan siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dari laboratorium. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah ada perkembangan yang jelas. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

Pekerja Serabutan di Pekalongan Terima Surat Pajak SPT Rp1,7 Miliar, Viral di Media Sosial

1 bulan ago

Pattiro Desak Gubernur Jateng Tetapkan KLB Usai 5.700 Anak Keracunan Makan Bergizi Gratis

1 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In