Ratusan siswa Pramuka Siaga SDN 1 Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, mengikuti Perkemahan Satu Hari (Persari) pada Jumat, 04/09/2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini dirancang untuk membentuk kemandirian, ketangkasan, dan kebersamaan anak sejak usia dini.
Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SDN 1 Kalikesur, Siti Mutmainnah Junaedi, membuka acara secara resmi. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa kepramukaan memiliki peran strategis yang tidak hanya sebatas aktivitas fisik, tetapi juga membangun moral dan karakter siswa. “Melalui Persari ini, anak-anak belajar banyak hal secara langsung. Mereka belajar mandiri, disiplin, bekerja sama, berani mencoba, dan menyelesaikan tantangan bersama. Jadikan setiap kegiatan sebagai pengalaman yang menyenangkan sekaligus bekal untuk menjadi anak yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya di hadapan peserta.
Persari kali ini mengusung berbagai aktivitas edukatif di ruang terbuka. Setelah upacara pembukaan, instruktur pemandu Dani memimpin permainan besar yang menguji ketangkasan berpikir dan koordinasi fisik. Para siswa diajak melewati sejumlah taman pembelajaran, dimulai dari Taman Ketakwaan yang memperkuat nilai spiritual dan religius, hingga Taman Arah Mata Angin yang mengenalkan dasar navigasi darat menggunakan kompas dan media alam.
Kegiatan berlanjut ke Taman Kim Penglihatan yang melatih konsentrasi, ketelitian, dan daya pikir kritis melalui pengamatan objek. Selanjutnya, di Taman Simpul dan Ikatan, peserta belajar membuat simpul dasar kepramukaan untuk melatih motorik halus dan kesabaran. Materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) juga disajikan secara terstruktur untuk menanamkan kedisiplinan dan kekompakan antaranggota barung.
Siti Mutmainnah menambahkan bahwa pembelajaran nilai kepramukaan tidak cukup hanya dihafal di kelas, tetapi harus dipraktikkan langsung. Ia mengapresiasi keberanian siswa dalam menghadapi setiap tantangan. “Jangan takut salah dan jangan mudah menyerah. Yang terpenting adalah berani mencoba, mau belajar, saling membantu, dan tetap menjaga semangat kebersamaan. Jadilah Pramuka Siaga yang ceria, disiplin, mandiri, dan pantang menyerah,” pesannya.
Kegiatan Persari ini berhasil memadukan unsur rekreasi, edukasi, dan pembentukan mental dalam satu paket. Pihak sekolah berharap nilai-nilai kemandirian, kejujuran, dan kepedulian sosial yang diperoleh siswa selama perkemahan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

