Sebanyak 56 murid kelas 1 MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor resmi bergabung sebagai anggota baru Perindukan Pramuka Siaga. Prosesi penerimaan berlangsung di halaman utama madrasah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, disaksikan oleh seluruh anggota perindukan. Kegiatan ini menandai peralihan status dari Pramuka Pra Siaga menjadi Pramuka Siaga bagi para peserta.
Prosesi penerimaan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan, Kak Siti Ro’anah, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penerimaan anggota bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dari proses pengenalan nilai-nilai kepramukaan kepada peserta didik. “Selamat datang kepada nanda-nanda anggota baru di Perindukan Siaga Pangkalan MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor. Momen ini merupakan langkah pertama nanda untuk mengenal nilai dasar kepramukaan serta lingkungan perindukan yang menyenangkan,” ungkapnya.
Rangkaian prosesi diawali dengan penyematan setangan leher dan topi Siaga kepada anggota baru. Setelah penyematan, para anggota baru menerima ucapan selamat dari Yanda, Bunda, serta seluruh anggota Perindukan Pramuka Siaga. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang acara, dengan para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan sebagai pengalaman pertama mereka di dunia kepramukaan.
Usai prosesi, kegiatan dilanjutkan dengan Perkemahan Satu Hari (PERSARI) yang dikemas dalam rangkaian permainan dan tantangan kepramukaan. Para peserta dibagi ke dalam barung-barung dan ditantang menyelesaikan berbagai tugas pada lima taman kegiatan. Kelima taman tersebut adalah Taman PBB, Ketakwaan, Pancasila, Tali-Temali, dan Yel-yel.
Permainan Besar Pramuka Siaga yang dipimpin oleh Kak Anjar Wahyu Adi selaku instruktur semakin menyemarakkan kegiatan. Dalam sesi ini, peserta diajak bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tantangan yang telah disiapkan di setiap taman. “Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Permainan Besar Pramuka Siaga yang dipimpin oleh Kak Anjar Wahyu Adi selaku instruktur. Para peserta Siaga juga diberikan tugas secara tim untuk menyelesaikan lima taman, yaitu Taman PBB, Ketakwaan, Pancasila, Tali-Temali, dan Yel-yel,” jelas Kak Siti.
Kelima taman tersebut dirancang tidak hanya untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga melatih keberanian, kerja sama, kedisiplinan, ketakwaan, kecintaan terhadap Pancasila, serta keterampilan dasar kepramukaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota baru dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Kegiatan PERSARI ini menjadi langkah awal yang bermakna bagi 56 murid baru untuk mengenal lebih dekat dunia kepramukaan. Dengan semangat kebersamaan dan keceriaan, mereka diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai positif yang diajarkan dalam setiap aktivitas kepramukaan di lingkungan madrasah.


