• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Banyumas

368 Pembina Pramuka dari 27 Kwarran Banyumas Ikuti SSC 2026 di Kendalisada

by Renae Browning
Agustus 22, 2026
in Banyumas
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 368 pembina Pramuka dari 27 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Banyumas mengikuti Scouting Skills Competition (SSC) Kwartir Cabang Banyumas 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Kendalisada pada Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ajang adu ketangkasan sekaligus peningkatan kompetensi bagi para pembina. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan keseriusan anggota dewasa Gerakan Pramuka dalam mengembangkan kemampuan dan memperluas pengalaman.

SSC 2026 mempertemukan para pembina dari seluruh Kwarran di bawah naungan Kwarcab Banyumas dalam satu kegiatan bersama. Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian kompetitif yang dirancang untuk menguji keterampilan kepramukaan dan memperkaya wawasan. Selain itu, acara ini menjadi sarana silaturahmi dan membangun jejaring antarpembina dari berbagai wilayah di Banyumas. Dengan jumlah peserta mencapai 368 orang, kegiatan di Kendalisada menjadi salah satu momentum penting dalam penguatan kapasitas anggota dewasa Pramuka di kabupaten tersebut.

Waka Binawasa Kwarcab Banyumas, Kak Sarno, menjelaskan bahwa tujuan utama SSC adalah meningkatkan kompetensi pembina sekaligus mempererat hubungan antarpembina. Menurutnya, pembina tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga ruang untuk belajar dari pengalaman rekan sejawat. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapan saya, sepulang dari sini para pembina dapat menularkan ilmu yang didapat kepada pembina dan andik di pangkalan masing-masing,” ungkapnya. Pesan ini menegaskan bahwa manfaat SSC tidak berhenti saat kompetisi usai, melainkan harus dibawa kembali ke pangkalan untuk memperkuat proses pembinaan.

Kak Sarno menambahkan bahwa peningkatan kompetensi pembina berkaitan erat dengan kualitas pembinaan peserta didik. Pembina adalah ujung tombak pendidikan kepramukaan karena berinteraksi langsung dengan anggota Pramuka di gugus depan. Kegiatan seperti SSC menjadi sarana untuk memperbarui pengetahuan, mengasah keterampilan, dan mendapatkan inspirasi baru. Selain kompetensi, aspek silaturahmi juga menjadi perhatian utama. Pertemuan pembina dari 27 Kwarran memungkinkan terbangunnya komunikasi dan kebersamaan yang lebih kuat, sehingga pengalaman dan gagasan positif dapat saling dipertukarkan.

Ketua Panitia SSC 2026, Kak Didit, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat pesat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. “Alhamdulillah, dari 27 Kwarran yang ada di wilayah Kwarcab Banyumas sebanyak 368 peserta mengikuti SSC ini,” tuturnya. Tingginya partisipasi menjadi indikator antusiasme para pembina untuk terlibat dalam kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetisi. Kehadiran peserta dalam jumlah besar membuat suasana Bumi Perkemahan Kendalisada semakin hidup dengan aktivitas dan semangat para pembina yang membawa nama kwartir masing-masing.

Peningkatan jumlah peserta memberikan warna tersendiri bagi SSC 2026. Para pembina tidak hanya hadir untuk menunjukkan kemampuan terbaik, tetapi juga membawa semangat belajar dan membangun persaudaraan. Kompetisi menjadi bagian dari proses menguji kesiapan, ketangkasan, dan keterampilan. Di sisi lain, interaksi selama kegiatan membuka peluang pertukaran pengalaman yang dapat memperkaya pola pembinaan di setiap pangkalan. Hasil yang diharapkan bukan hanya munculnya juara, tetapi juga meningkatnya kualitas pembina setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Berlangsungnya SSC 2026 di Kendalisada menjadi penanda kuat bahwa peningkatan kompetensi pembina terus menjadi prioritas di Kwarcab Banyumas. Sebanyak 368 peserta dari 27 Kwarran telah mengambil bagian dalam proses yang menggabungkan ketangkasan, kompetisi, pembelajaran, dan silaturahmi. Setelah kegiatan berakhir, tantangan berikutnya adalah bagaimana pengalaman yang diperoleh dapat diteruskan kepada pembina lain dan peserta didik di pangkalan masing-masing. Nilai terbesar dari sebuah kompetisi bukan hanya kemenangan, tetapi ketika ilmu dan pengalaman yang didapat mampu memberikan manfaat lebih luas. Dari Kendalisada, semangat itu diharapkan terus bergerak: pembina semakin kompeten, Pramuka semakin tangguh, dan pembinaan generasi muda Banyumas semakin berkualitas.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

INFORMA Berikan Inspirasi Menata Rumah Rapi dan Nyaman di Setiap Ruang

2 minggu ago

Kontingen Kebumen Pulang dari POPDA Jateng 2026 dengan 51 Medali

1 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In