Pramuka Peduli Kwarran Gumelar menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada 80 kepala keluarga (KK) di Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan mengalami keterbatasan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Distribusi air bersih dilakukan dalam dua trip dengan sasaran wilayah RT 02 RW 03, RT 03 dan RT 04 RW 03, serta RW 04 di Desa Tlaga. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan menyasar sekitar 80 KK yang berada di wilayah RW 03 dan RW 04. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di tengah kondisi sumber air yang mulai mengalami keterbatasan.
Pelaksanaan kegiatan tidak dilakukan sendiri. Pramuka Peduli Kwarran Gumelar berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Gumelar, KSB Singarana, Pramuli Gumelar, dan Polsek Gumelar. Sinergi antarlembaga ini menjadi faktor penting untuk memastikan pendistribusian air berjalan tertib dan tepat sasaran, sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan kemanusiaan akan semakin kuat ketika dilakukan secara bersama-sama.
Kondisi kekeringan memang menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air. Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda, sehingga bantuan seperti ini memiliki arti penting bagi warga penerima. Melalui distribusi tersebut, Pramuka Peduli berupaya hadir bukan hanya ketika masyarakat menghadapi bencana besar, tetapi juga dalam persoalan kemanusiaan yang dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi anggota Pramuka untuk mengimplementasikan semangat Tri Satya dan Dasa Darma melalui tindakan nyata. Nilai kepedulian terhadap sesama tidak berhenti pada pemahaman di lingkungan pendidikan kepramukaan, tetapi diwujudkan dalam bentuk pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. “Pramuka Peduli — Ikhlas Bakti, Bina Masyarakat, Peduli Sesama,” menjadi pesan utama dari aksi sosial tersebut.
Kolaborasi dengan berbagai unsur juga menjadi gambaran pentingnya gotong royong dalam menghadapi persoalan sosial. Pemerintah, organisasi kepemudaan, unsur keamanan, relawan, dan masyarakat dapat bergerak bersama untuk membantu warga yang membutuhkan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kepedulian di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi kekeringan yang membutuhkan solidaritas.
Pramuka Peduli Kwarran Gumelar menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Aksi distribusi air bersih di Desa Tlaga menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut. Selain bantuan air bersih, kegiatan ini membawa pesan tentang pentingnya menjaga ketersediaan sumber daya air dan menggunakan air secara bijak. Dengan dua trip distribusi dan total sekitar 6.000 liter air bersih, diharapkan bantuan ini mampu meringankan kebutuhan warga sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kepramukaan dapat hadir di tengah persoalan nyata masyarakat.


