• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Banyumas

Banyumas Gencarkan Formula ABCDE untuk Cegah Stunting

by Renae Browning
Agustus 20, 2026
in Banyumas
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Kabupaten Banyumas menggencarkan formula praktis bernama ABCDE sebagai upaya memutus rantai stunting secara efektif. Langkah ini menekankan pentingnya pendampingan gizi sejak masa awal kehamilan hingga tumbuh kembang anak, dengan melibatkan peran aktif keluarga dan edukasi kesehatan sejak dini.

Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, membuka Gerakan Cegah Stunting di Pendopo Si Panji Purwokerto pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk konsisten menerapkan pola hidup sehat dan tidak lelah memberikan edukasi tentang pencegahan stunting melalui hal-hal sederhana.

Lintarti menjelaskan bahwa langkah sederhana tersebut mencakup kebiasaan mengonsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri, pemeriksaan kandungan secara rutin bagi ibu hamil, serta pemenuhan asupan protein hewani setiap hari. Menurutnya, edukasi kesehatan idealnya menyasar para remaja putri sebelum memasuki jenjang pernikahan sebagai upaya membendung potensi masalah gizi buruk pada generasi penerus.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas turut mengampanyekan gerakan ABCDE sebagai pedoman praktis bagi masyarakat. Formula ini memuat lima poin intervensi kesehatan yang wajib dijalankan oleh setiap keluarga untuk mencegah stunting secara terpadu sejak fase awal perkembangan manusia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Dani Esti Novia, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun komitmen lintas sektor, melibatkan tenaga kesehatan, akademisi, hingga pelaku usaha. Ia menekankan bahwa gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik awal penguatan komitmen seluruh pihak dalam menurunkan angka stunting secara signifikan.

dr. Dani Esti Novia juga menyoroti peran penting keluarga sebagai pengawas utama tumbuh kembang anak. Menurutnya, keluarga adalah pihak yang paling memahami kondisi anak, sehingga keterlibatan mereka menjadi kunci keberhasilan pencegahan stunting. Pemerintah berharap kesadaran kolektif ini terus meningkat sehingga seluruh anak di Banyumas dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

Mini Ranch Baturraden Banyumas, Susu Segar dan Yogurt Jadi Rekomendasi Wajib

2 bulan ago

KTP Dipinjam Tetangga, Mbah Darmi di Pekalongan Dicoret dari Bansos dan Ditagih Utang Bank

1 bulan ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In