Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi mengumumkan pemenang penghargaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Si Panji Purwokerto. Penghargaan ini diberikan bersamaan dengan penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 144 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Penghargaan ASN Berprestasi dibagi dalam beberapa kategori. Untuk kategori Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Kepala Dinas Arpusda Agus Anggraito meraih peringkat pertama, disusul Kepala Bapperida Dedy Noerhasan sebagai terbaik kedua, dan Kepala Dinkominfo Budi Nugroho di posisi ketiga.
Pada kategori Administrator, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Arif Sugiono menjadi yang terbaik. Posisi kedua ditempati Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM Anna Kartika Puji, dan Sekretaris Inspektorat Maya Yuliani M sebagai terbaik ketiga.
Untuk jenjang Pengawas, Kepala UPT Laboratorium Lingkungan Hidup DLH Purwono meraih predikat terbaik pertama. Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Wangon Bayu Adhi Nugroho dan Kasi Pengendalian Operasional Dishub Tomi Luqman Hakim masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, kategori Best Employee dimenangkan oleh Pengolah Data dan Informasi RSUD Ajibarang Susilo Basuki, diikuti Pengelola Layanan Operasional Dinarpusda Kawal Mahesa dan Penelaah Teknis Kebijakan BPBD Aquarista Nur ‘Atwi.
Selain penganugerahan ASN Berprestasi, Pemkab Banyumas juga menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 144 PNS. Penghargaan dari Presiden ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama 10, 20, dan 30 tahun.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, menyampaikan apresiasi dan harapannya. “Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang hadir hari ini karena terpilih untuk menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya. Terima kasih atas segala pengabdian, kerja keras, serta komitmen saudara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan ASN tidak hanya diukur dari lamanya masa kerja, melainkan dari manfaat yang diberikan. “Jadikan penghargaan ini sebagai pengingat bahwa setiap tugas yang kita jalankan, sekecil apa pun, memiliki arti bagi masyarakat. Ukuran keberhasilan seorang ASN bukan hanya dilihat dari lamanya mengabdi, tetapi juga dari sejauh mana pengabdian tersebut memberikan manfaat,” tegas Agus Nur Hadie.
Kepala BKPSDM Banyumas, Eko Prijanto, menegaskan tujuan penganugerahan ini. “Penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya ini dilaksanakan untuk memberikan penghargaan kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Langkah ini bertujuan memberikan motivasi kepada PNS untuk terus meningkatkan kinerja dan semangat kerja,” pungkasnya.


