LEDUG — Seorang murid TK mendadak mencuri perhatian ratusan pasang mata saat berparade dalam karnaval memperingati HUT ke-81 RI di Ledug, Selasa (18/8/2026). Tanpa dibalut gaun sewaan berharga mahal, Adzkia Syafa Humaira justru tampil percaya diri melangkah anggun mengenakan gaun cantik yang seluruhnya dirangkai dari limbah plastik belanjaan warung.
Siswi yang akrab disapa Syafa tersebut tampil memukau sebagai salah satu model barisan terdepan kontingen TK Diponegoro 132 Ledug. Dengan senyum mengembang dan langkah mantap, ia membuktikan bahwa limbah rumah tangga yang kerap terbuang bisa menjelma menjadi karya busana bernilai seni tinggi. Aksi memikat Syafa sekaligus menjadi simbol kuat bahwa semangat kreativitas dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.
Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa penggunaan kostum dari bahan bekas ini memang dirancang untuk menyampaikan pesan mendalam kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi sarana edukasi langsung agar anak-anak dan warga sekitar lebih peka terhadap masalah sampah. “Tema ini kami ambil sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pemanfaatan barang bekas,” kata Kepala TK Diponegoro 132 Ledug, Dwi Surasti, S.Pd.
Dwi menjelaskan bahwa material pembuatan kostum sangat mudah ditemukan di lingkungan tempat tinggal peserta didik. Pihak sekolah memanfaatkan plastik belanjaan dari pasar serta kantong limbah buket bunga yang marak dijumpai usai acara wisuda. “Di sekitar kita banyak sekali barang bekas yang sebenarnya masih bisa dimanfaatkan menjadi berbagai macam kreasi,” ujar Dwi Surasti menegaskan.
Keikutsertaan kontingen sekolah dalam pawai kemerdekaan tahun ini menjadi momentum berharga untuk menanamkan kepedulian ekologis sejak dini. Anak-anak tidak sekadar diajak memeriahkan perayaan kemerdekaan, tetapi juga diajarkan bertindak nyata bagi alam. Melalui kreasi sederhana ini, para siswa belajar bahwa menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil. Kepedulian tersebut terbukti bisa diwujudkan lewat karya kreatif yang menarik dan menginspirasi banyak orang.
Karnaval yang digelar dalam rangka HUT ke-81 RI ini menjadi ajang bagi warga Ledug untuk menampilkan berbagai kreasi. Syafa bersama teman-temannya dari TK Diponegoro 132 berhasil menunjukkan bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir di tempat pembuangan akhir. Dengan sentuhan seni, limbah rumah tangga dapat berubah menjadi busana yang memukau dan sarat pesan lingkungan.


