Batik Banyumasan muncul di akun klub sepak bola Liga Inggris, Liverpool FC. Karya tersebut dibuat oleh seorang ilustrator yang merupakan warga Purwokerto, Jawa Tengah. Kemunculan karya bermotif batik khas Banyumas itu di akun Liverpool FC menjadi perhatian publik, khususnya warga Banyumas dan para pendukung Liverpool di Indonesia.
Batik Banyumasan sendiri merupakan salah satu kekayaan budaya daerah yang berasal dari wilayah Banyumas dan sekitarnya, meliputi Purwokerto, Cilacap, Banjarnegara, dan Kebumen. Motif batik ini dikenal memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dari batik daerah lain di Jawa, misalnya batik Surakarta atau Yogyakarta. Batik Banyumasan umumnya tampil dengan warna dan corak yang lebih lugas serta banyak mengangkat unsur tumbuhan dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Purwokerto merupakan ibu kota Kabupaten Banyumas dan menjadi salah satu pusat aktivitas budaya di wilayah barat Jawa Tengah. Kehadiran karya bernuansa batik Banyumasan di kanal milik klub sepak bola internasional seperti Liverpool FC menjadi salah satu bentuk bagaimana elemen budaya lokal dapat menjangkau audiens global melalui karya ilustrasi.
Liverpool FC merupakan salah satu klub dengan basis pendukung terbesar di dunia, termasuk di Indonesia. Akun resmi klub tersebut secara rutin menampilkan berbagai karya visual, baik yang berkaitan dengan pertandingan, pemain, maupun konten kreatif dari para penggemar dan ilustrator. Karena itu, tampilnya karya seorang ilustrator asal Purwokerto di akun tersebut menjadi semacam pengakuan atas karya visual yang dihasilkan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai detail karya, waktu unggahan, maupun tanggapan resmi dari pihak-pihak terkait. Namun, kemunculan batik Banyumasan di akun Liverpool FC menambah catatan panjang karya kreator daerah yang berhasil menembus panggung internasional.


