Jumlah korban keracunan makanan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Batang, Jawa Tengah, kembali bertambah. Mayoritas korban dilaporkan mengalami gejala diare setelah mengonsumsi makanan tersebut.
PMT merupakan program pemberian makanan tambahan yang umum dilaksanakan oleh pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil. Makanan yang diberikan biasanya berupa bubur, biskuit, atau susu yang diharapkan memenuhi kebutuhan nutrisi.
Keracunan makanan dapat terjadi akibat pengolahan yang kurang higienis, bahan baku yang terkontaminasi, atau penyimpanan yang tidak tepat. Gejala diare yang dialami korban menunjukkan adanya infeksi saluran pencernaan yang memerlukan penanganan medis segera.
Hingga saat ini, belum ada rincian mengenai jumlah korban secara pasti maupun penyebab keracunan. Dinas Kesehatan setempat diharapkan segera melakukan penyelidikan dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan keamanan pangan dalam setiap program pemberian makanan. Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada dan memeriksakan diri jika mengalami gejala serupa.


