Sebanyak 361 siswa SMAN 1 Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian ini menarik perhatian publik karena melibatkan banyak pelajar.
MBG adalah program pemerintah yang dirancang untuk memberikan asupan nutrisi kepada anak sekolah. Program ini berjalan di berbagai daerah, termasuk di Cilacap. Namun, dugaan keracunan di SMAN 1 Sampang menimbulkan pertanyaan tentang kualitas dan keamanan makanan yang disajikan.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah atau pemerintah daerah mengenai penyebab dugaan keracunan tersebut. Informasi yang beredar masih terbatas pada jumlah siswa yang terdampak, yaitu 361 orang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi penyelenggara program MBG untuk memastikan setiap tahap penyediaan makanan, mulai dari pengadaan bahan hingga pengolahan, memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Pengawasan yang ketat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Orang tua siswa dan masyarakat menantikan klarifikasi dari pihak berwenang. Mereka berharap kasus ini segera ditangani secara transparan dan tuntas, serta adanya langkah preventif untuk melindungi kesehatan siswa.
Kejadian di SMAN 1 Sampang ini juga menjadi perhatian bagi sekolah-sekolah lain yang menjalankan program MBG agar lebih berhati-hati dalam memilih penyedia makanan dan memastikan kualitasnya.


