• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
  • Beranda
  • Banyumas
  • Purwokerto
  • Cilacap
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Jawa Tengah
No Result
View All Result
Portal Banyumas Raya
No Result
View All Result
Home Banyumas

Bupati Banyumas Luncurkan Digitalisasi Pasar Sokaraja

by Renae Browning
September 19, 2026
in Banyumas
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meluncurkan program digitalisasi Pasar Sokaraja di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memodernisasi pasar tradisional agar mampu bersaing di era ekonomi digital.

Digitalisasi pasar merupakan proses penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan jual beli di pasar tradisional. Cakupannya meliputi penggunaan alat pembayaran elektronik, sistem kasir digital, pencatatan transaksi otomatis, serta integrasi dengan platform e-commerce. Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan daya saing pedagang pasar.

Di Indonesia, digitalisasi pasar tradisional menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM. Banyak daerah yang telah menginisiasi program serupa dengan melibatkan perbankan dan perusahaan teknologi finansial. Pasar Sokaraja diharapkan dapat mengikuti jejak tersebut dan menjadi contoh bagi pasar-pasar lain di Banyumas.

Dengan adanya sistem digital, para pedagang dapat memantau penjualan secara real-time, mengelola stok barang dengan lebih baik, dan memisahkan keuangan usaha dari keuangan pribadi. Bagi pembeli, transaksi menjadi lebih cepat dan praktis tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar. Hal ini juga mengurangi risiko peredaran uang palsu dan meningkatkan keamanan bertransaksi.

Meski demikian, penerapan digitalisasi tidak selalu berjalan mulus. Tantangan seperti keterbatasan literasi digital di kalangan pedagang senior, ketersediaan infrastruktur internet, dan biaya perangkat menjadi hambatan yang harus diatasi. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak terkait agar seluruh pedagang dapat beradaptasi.

Pemerintah Kabupaten Banyumas diharapkan tidak hanya berhenti pada peluncuran, tetapi juga memastikan keberlanjutan program melalui pelatihan, sosialisasi, dan kemudahan akses teknologi. Kerja sama dengan penyedia layanan pembayaran dan lembaga keuangan juga penting untuk memberikan solusi yang terjangkau bagi pedagang kecil.

Langkah Bupati Sadewo Tri Lastiono ini menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekonomi kerakyatan di Banyumas. Dengan digitalisasi, pasar tradisional diharapkan mampu bertahan dan berkembang di tengah gempuran pasar modern dan belanja online. Ke depan, pasar Sokaraja diharapkan menjadi pasar percontohan yang dapat direplikasi di seluruh wilayah Banyumas.

Renae Browning

Renae Browning

Recommended

Kwarcab Banyumas Siap Sambut Dua Pasukan Estafet Tunas Kelapa dari Cilacap dan Purbalingga

1 bulan ago

960 Ribu Warga Jawa Tengah Masih Menganggur, UMKM Diharapkan Jadi Penyerap Tenaga Kerja

3 hari ago

Popular News

    Connect with us

    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Privacy Policy

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Banyumas
    • Purwokerto
    • Cilacap
    • Banjarnegara
    • Kebumen
    • Jawa Tengah

    © 2026 Portal Banyumas Raya. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In