Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar Gebyar PAUD 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sebagai wujud nyata dukungan terhadap program nasional wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun prasekolah, sembilan tahun pendidikan dasar, dan tiga tahun pendidikan menengah. Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh 546 anak PAUD dari berbagai kategori, termasuk TK, PAUD nonformal, dan anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, yang menekankan pentingnya perluasan akses pendidikan sejak usia dini. Melalui gebyar ini, Pemkab Kebumen juga mengintegrasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk membangun karakter positif anak sejak dini.
Berbagai perlombaan seru digelar untuk memeriahkan acara, seperti estafet memindah huruf, estafet bendera, dan pengelompokan warna. Setiap anak peserta mendapatkan fasilitas berupa tas dan alat sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar mereka. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang ditandai dengan pelepasan burung merpati dan penyerahan peralatan sekolah secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk bermain dan berekspresi. Pemerintah ingin menyampaikan pemahaman kepada masyarakat bahwa aktivitas bermain merupakan bagian esensial dari proses belajar untuk membentuk anak yang mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan konsep pendidikan anak usia dini yang menekankan pembelajaran melalui bermain.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi kepada para guru pendamping dan orang tua, khususnya para ibu yang dengan sabar membersamai tumbuh kembang anak. “Melalui kesempatan ini, saya berpesan kepada para guru PAUD dan orang tua untuk mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran dan keteladanan. Pada usia emas ini, yang terpenting bukanlah seberapa banyak yang mereka hafal, tetapi bagaimana mereka tumbuh menjadi anak yang percaya diri, senang belajar, dan memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar orang tua senantiasa mendengarkan keluhan anak, menjadikan rumah sebagai ruang penuh kasih sayang, serta menikmati setiap tahap tumbuh kembang anak yang unik. “Mari kita bergembira, nikmati setiap kegiatannya, tampilkan yang terbaik, bermain dengan teman-teman, dan terus berani mencoba. Kalian adalah masa depan Kebumen,” tambahnya. Usai membuka acara, Bupati meninjau langsung jalannya berbagai perlombaan yang diikuti dengan penuh keceriaan oleh anak-anak.


